Posted in

Tragis! Pelajar Tewas Hantam Jalan Berlubang di Matraman, Ini Faktanya!

Seorang pelajar tewas dalam kecelakaan tunggal di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur yang diduga dipicu kondisi jalan berlubang.

Tragis! Pelajar Tewas Hantam Jalan Berlubang di Matraman

Pagi yang seharusnya menjadi rutinitas sekolah berubah tragedi bagi keluarga seorang pelajar di Jakarta Timur. Pada Senin pagi, 9 Februari 2026, seorang pelajar berusia 17 tahun meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Matraman Raya, wilayah Matraman, Jakarta Timur.

Simak kejadain di Jakarta terbaru yang akan di bahas di bawah ini yang hanya ada di Info Kejadian Jakarta.

Kronologi Kecelakaan Tragis

Kecelakaan itu terjadi pada pagi hari sekitar pukul 06.30 WIB, ketika jalan masih relatif sepi dan arus lalu lintas belum padat. Korban yang diketahui berinisial ASP (17) mengendarai sepeda motor dari arah selatan menuju utara saat kejadian berlangsung.

Menurut keterangan polisi, saat melintas di dekat Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Berlan, korban diduga menghantam sebuah lubang besar di badan jalan, yang membuat kendaraannya kehilangan kontrol dan terjatuh. Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara untuk menyelidiki detail peristiwa tersebut.

Insiden itu sempat membuat petugas dan warga setempat panik, sehingga beberapa pengendara berhenti untuk membantu dan menghentikan kendaraan lain agar tidak terjadi tabrakan lanjutan. Ambulans dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta terparkir di lokasi kejadian saat proses evakuasi berlangsung.

Kondisi Jalan Dan Dugaan Penyebab

Saksi dan warga sekitar yang berada di lokasi menilai bahwa kondisi jalan di Jalan Matraman Raya sudah sering rusak dan berlubang, sehingga rawan terjadi kecelakaan, terutama bagi pengendara motor. Seorang warga bernama Ardhi mengungkap bahwa lubang jalan di titik tersebut memang kerap tidak terlihat oleh pengendara, apalagi di pagi hari ketika masih gelap atau pencahayaan minim.

Hal ini diperkuat oleh laporan lain yang menunjukkan bahwa permukaan jalan yang tidak rata dan tambalan sementara berpotensi membuat kendaraan kehilangan kendali. Banyak masyarakat berharap pemeliharaan daerah rawan seperti ini mendapat perhatian serius agar kecelakaan serupa tidak terulang.

Laporan juga menyebut bahwa kondisi sepeda motor korban tidak mengalami kerusakan berat, meski bagian depan sedikit pecah akibat benturan. Hal ini menunjukkan bahwa medan jalan yang buruk kemungkinan besar menjadi faktor utama dalam kecelakaan tersebut.

Baca Juga: Kapolda dan Pangdam Turun Langsung, Ribuan TNI-Polri Bersihkan Jakarta

Reaksi Dan Dukacita Keluarga Korban

Reaksi Dan Dukacita Keluarga Korban

Belasungkawa mendalam datang dari keluarga korban. Kakak ASP, bernama Aldo, menceritakan bagaimana kabar duka itu pertama kali sampai ke keluarganya. Menurutnya, tetangga yang melihat kejadian pagi hari langsung memberitahu keluarga bahwa ada korban kecelakaan mengenakan jaket sekolah biru tergeletak di jalan.

Ibu korban kemudian diberi tahu oleh tetangga, sehingga suasana rumah berubah menjadi penuh kesedihan dan kekhawatiran. Keluarga masih menunggu kepastian kronologi lengkap dari pihak kepolisian. Sambil mengatur tata cara pemakaman dan mengurus proses formal lainnya di rumah duka di Manggarai, Jakarta Selatan.

Duka juga dirasakan oleh teman‑teman sekolah korban, yang mengenang ASP sebagai siswa yang rajin dan selalu tepat waktu. Banyak dari mereka yang datang ke rumah duka untuk memberi penghormatan terakhir dan menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga.

Respons Pemerintah Dan Permintaan Perbaikan

Kecelakaan tragis ini juga memicu respons dari pejabat pemerintah setempat. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga korban dan memastikan bahwa pemerintah provinsi akan menanggung proses pemakaman serta biaya rumah sakit sebagai bentuk dukungan.

Pramono juga menyoroti kondisi jalan berlubang yang kerap menjadi masalah pada musim hujan. Ia meminta Dinas Perhubungan dan instansi terkait untuk meningkatkan pengaturan lalu lintas dan pemasangan rambu peringatan di area rawan kecelakaan guna mencegah insiden serupa.

Sementara itu, anggota Komisi V DPR RI menyerukan agar Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) segera melakukan perbaikan menyeluruh terhadap jalan‑jalan yang rusak untuk meminimalkan potensi kecelakaan. Permintaan ini datang di tengah sorotan publik terhadap kondisi infrastruktur yang dianggap belum sepenuhnya memenuhi standar keselamatan.

Sorotan Kesehatan Dan Keselamatan Lalu Lintas

Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya keselamatan berkendara dan kondisi infrastruktur jalan. Statistik nasional menunjukkan bahwa kecelakaan lalu lintas sering kali menjadi penyebab utama cedera serius dan kematian. Khususnya di kalangan remaja yang cenderung berkendara sepeda motor ke sekolah atau tempat lain.

Para ahli keselamatan menyarankan agar pemeliharaan jalan dilakukan secara berkala. Termasuk penanganan lubang dan permukaan yang tidak rata, serta penerangan yang memadai di titik‑titik rawan kecelakaan. Selain itu, edukasi keselamatan berkendara bagi pelajar juga dinilai menjadi langkah penting untuk menekan angka kecelakaan di jalan.

Peran masyarakat juga tak kalah penting. Warga diminta melaporkan kondisi jalan yang membahayakan kepada otoritas setempat segera setelah teridentifikasi. Sehingga tindakan cepat dapat diambil sebelum kecelakaan terjadi.

Simak berita update lainnya tentang Jakarta dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpercaya hanya di Info Kejadian Jakarta.


Sumber Gambar:

  • Gambar pertama dari detikNews
  • Gambar kedua dari Tribunjakarta