Program sembako murah di Jakarta Selatan diserbu warga sejak pagi karena harga terjangkau dan kebutuhan pokok yang lengkap.
Jelang Idulfitri 1447 H/2026, Pemkot Jakarta Selatan bersama Kadin DKI Jakarta menggelar program sembako murah yang menghebohkan warga. Sebanyak 3.000 paket kebutuhan pokok diskon besar diserbu ibu-ibu di Tebet dan Kebayoran Lama. Harga paket Rp100 ribu isi melimpah membuat antrean mengular, petugas PPSU sujud syukur haru.
Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Jakarta.
Lokasi Dan Jadwal Penyerahan
Program berlangsung 17 Maret 2026 di Kantor Kecamatan Kebayoran Lama dan lapangan Tebet ramai. Masing-masing lokasi siapkan 1.500 paket untuk warga miskin terdata dan PJLP (Pekerja Jaringan dan Lingkungan Pemukiman). Pendaftaran via RT/RW sejak minggu lalu.
Wali Kota Jaksel Muhammad Anwar resmikan acara pukul 08.00 WIB. Ia dampingi Plt Wakil Wali Kota Ali Murtadho bagikan paket pertama. Antrean warga mulai Subuh, polisi lalu lintas atur parkir darurat di badan jalan.
Kadin DKI subsidi penuh selisih harga Rp90 ribu per paket. Stok aman 6 ton beras, 3.000 liter minyak goreng. Penyerahan selesai pukul 14.00 WIB, semua paket habis dalam 5 jam.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026! Nonton Semua Pertandingan Tanpa Batas, lewat LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal. Ayo Download Sekarang!
Isi Paket Super Hemat
Setiap paket normal Rp190 ribu berisi 2 kg beras medium premium, 1 liter minyak goreng fortifikasi, 1 kg tepung terigu, 1 kg gula pasir, 1 kg kentang segar, plus 1 kg ayam potong segar. Harga diskon Rp100 ribu bikin warga kegirangan.
Ketua Kadin Jaksel Ahmad Lafranta Siregar bilang isi disesuaikan menu Lebaran. “Ayam buat opor, kentang goreng, tepung kue kering,” ujarnya. Stok dari petani lokal Jaksel dan Bulog Jakarta Selatan.
Warga seperti Ibu Sari (52) beli 2 paket hemat Rp180 ribu. “Cukup buat Lebaran 7 orang, tak beli beras lagi sampai Puasa selesai,” ceritanya sambil angkat ember besar penuh sembako berkualitas.
Baca Juga: Ribuan Warga DKI Jakarta Siap Berangkat Mudik Gratis 2026
Kolaborasi Pemerintah Swasta
Muhammad Anwar memuji Kadin DKI atas kepedulian sosial yang nyata dan konsisten. “Sinergi Pemda-swasta stabilkan harga pangan Ramadan sangat efektif,” tegasnya di podium resmi. Total subsidi mencapai Rp270 juta untuk 3.000 penerima manfaat langsung di berbagai wilayah.
Program ini akan berlanjut pekan depan di tiga kecamatan lain di Jakarta Selatan. Target tambahan sebanyak 5.000 paket disiapkan hingga akhir Ramadan tahun ini. Menariknya, petani Jaksel turut menyuplai beras organik, sementara UMKM lokal menyediakan lauk kering sebagai tambahan.
Diana Dewi dari Kadin DKI juga berjanji bazar mingguan akan tetap digelar setelah Lebaran. Program ini difokuskan bagi buruh harian dan lansia miskin yang terdampak inflasi. Model sukses ini bahkan akan direplikasi oleh pemerintah kota lain di Jakarta.
Respons Warga Dan Dampak Ekonomi
Antrean hingga 1 km sejak pukul 05.00 WIB penuh euforia yang tumpah ruah. Ibu-ibu saling bantu mengangkat paket berat, sementara anak-anak mendapat biskuit Roma gratis. Petugas PPSU bahkan sujud syukur di panggung, membuat hadirin haru dan meneteskan air mata.
Pak RT Kelurahan Tebet menyebut program ini tepat sasaran karena membantu 300 KK miskin. “Harga beras pasar Rp16.000/kg, paket ini efektif Rp8.000/kg, luar biasa,” ujarnya dengan perhitungan nyata. Bahkan, inflasi Jaksel disebut turun 0,4% pasca program berjalan.
Warga juga meminta program ini diperpanjang menjadi bazar mingguan yang rutin digelar. Sementara itu, Bulog memastikan stok pangan tetap aman hingga Lebaran tiba. Muhammad Anwar menegaskan, “Tahun depan target 10.000 paket, Jaksel tetap berpihak pada rakyat kecil.”
Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi pilihan tentang Jakarta kami hadirkan setiap hari spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Jakarta.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari antaranews.com
- Gambar Kedua dari metrotvnews.com