Monas resmi memperpanjang jam operasional 2026, kini pengunjung dapat menikmati tugu hingga malam setiap Jumat, semakin nyaman.
Monumen Nasional (Monas) di Jakarta secara resmi memperbarui jam operasionalnya pada 2026. Kini, kawasan Monas tidak hanya berfungsi sebagai ruang publik di siang hari, tetapi juga dapat dinikmati hingga malam hari. Perubahan ini merespons antusiasme warga yang ingin leluasa menikmati suasana Monas di sore dan Jumat malam.
Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Jakarta.
Perubahan Jam Operasional 2026
Pada 2026, Monas tetap tutup untuk umum pada hari Senin sebagai hari pemeliharaan fasilitas. Selama hari itu, pengelola fokus pada perawatan area, tugu, dan fasilitas pendukung agar tetap aman dan layak kunjungan. Selain Senin, Monas dibuka setiap hari dengan aturan jam operasional yang disesuaikan.
Hari Selasa hingga Kamis, Tugu Monas dapat dikunjungi dari pukul 08.00 hingga 18.00 WIB. Loket penjualan tiket ditutup pada pukul 17.00 WIB agar pengunjung yang sudah masuk tetap nyaman. Sementara kawasan luas Monas dibuka lebih awal, yaitu pukul 06.00 hingga 18.00 WIB, cocok untuk aktivitas pagi dan sore.
Pada akhir pekan dan hari libur, durasi operasional diperpanjang untuk menampung pengunjung yang lebih banyak. Tugu Monas dibuka dari pukul 08.00 hingga 22.00 WIB pada hari Jumat sampai Minggu. Loket tiket ditutup pada pukul 21.00 WIB, memberi waktu sekitar satu jam kunjungan menjelang penutupan.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Kuota Pengunjung dan Tipe Kunjungan
UPK Monas menyesuaikan kuota pengunjung daring menuju puncak Tugu Monas seiring perubahan jam operasional. Pada hari biasa, kuota ke puncak ditetapkan sekitar 1.800 orang per hari. Pembatasan ini bertujuan menjaga keamanan, kenyamanan, dan kualitas pengalaman saat menaiki lift dan menikmati panorama kota.
Akhir pekan dan hari libur, termasuk hari Jumat yang kini dibuka sampai malam, kuota meningkat menjadi sekitar 2.400 orang. Peningkatan ini menyesuaikan lonjakan antusiasme warga untuk datang di sore dan malam hari. Pengunjung tetap wajib membeli tiket online atau di loket dan mengikuti petunjuk teknis yang ditetapkan pengelola.
Selain kunjungan ke puncak, kawasan Monas sendiri relatif lebih leluasa karena menyediakan area terbuka dan jalur pejalan kaki. Pengunjung masuk lewat gerbang yang ditentukan, mengikuti rambu, serta mematuhi larangan merokok di area utama. Kombinasi kuota yang terukur dan area terbuka luas membuat Monas tetap nyaman meski dibuka lebih lama.
Baca Juga: Warga Marah! Penampungan Sampah Sementara di Kalianyar Jakbar Ditolak!
Kunjungan Malam di Hari Jumat
Salah satu perubahan paling signifikan adalah perpanjangan jam buka pada hari Jumat. Sebelumnya, Monas pada Jumat hanya beroperasi hingga pukul 18.00 WIB, kini diperpanjang hingga pukul 22.00 WIB. Ini memungkinkan warga yang baru selesai bekerja atau beraktivitas seharian tetap bisa ke Monas di malam hari.
Kawasan Monas pada hari Jumat juga beroperasi dari pukul 06.00 hingga 22.00 WIB, sama seperti akhir pekan. Masyarakat bisa berolahraga, bersepeda, atau sekadar duduk menikmati suasana malam di sekitar Monas. Pihak pengelola juga menambah pengawasan dan penjagaan agar kenyamanan serta keamanan tetap terjaga.
Perpanjangan jam buka pada Jumat turut meningkatkan aktivitas ekonomi di sekitar kawasan Monas. Pedagang makanan, minuman, hingga jasa penyewaan sepeda dan transportasi sekitar dapat menikmati lebih banyak pengunjung. Suasana malam dengan lampu kota dan tugu Monas yang menyala menjadikan area ini destinasi menarik di akhir pekan.
Manfaat Perpanjangan Jam Bagi Masyarakat
Perpanjangan jam operasional Monas pada 2026 memberi manfaat bagi berbagai kelompok masyarakat. Warga yang sibuk bekerja dapat datang setelah jam kantor atau pada akhir pekan tanpa terburu‑buru. Momen bersama keluarga, komunitas, atau sekadar relaksasi dengan berjalan atau bersepeda menjadi lebih mudah diatur.
Dari sisi kultural, Monas tetap menjadi simbol perjuangan dan identitas bangsa yang mudah diakses berbagai kalangan. Perubahan jam buka memungkinkan lebih banyak pelajar, wisatawan, dan warga menikmati sejarah serta arsitektur Monas. Suasana malam dengan lampu sorot tugu dan area sekitar semakin memperkuat kesan ikonik Monas sebagai destinasi ibu kota.
Pengelola berharap perubahan ini mendorong kedisiplinan dan kepedulian pengunjung terhadap kebersihan dan ketertiban. Masyarakat diimbau menjaga fasilitas, tidak merusak tugu, serta mengikuti petunjuk petugas dan pengelola. Dengan demikian, Monas dapat berfungsi sebagai ruang publik yang aman, nyaman, dan layak dinikmati sampai malam hari.
Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi pilihan tentang Jakarta kami hadirkan setiap hari spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Jakarta.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari news.detik.com
- Gambar Kedua dari m.beritajakarta.id