Proses relokasi warga TPU Kebon Nanas selesai, seluruh penghuni pindah ke Rusunawa, lahan kini bersih dan siap digunakan.
Program penataan kota dan penambahan lahan pemakaman di DKI Jakarta kerap menimbulkan dinamika sosial. Salah satunya terjadi di TPU Kebon Nanas, Cipinang Besar Selatan, Jatinegara. Warga yang sebelumnya mendiami area pemakaman kini harus direlokasi, dan prosesnya tidak lepas dari berbagai pertimbangan, termasuk pilihan pindah mandiri atau ke rumah susun.
Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Jakarta.
Warga TPU Kebon Nanas Akhirnya Sepakati Relokasi
Jumlah warga yang sepakat untuk direlokasi ke Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) dari TPU Kebon Nanas terus bertambah. Ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengembalikan fungsi lahan pemakaman dan mengatasi krisis lahan makam di ibu kota. Perubahan keputusan ini menunjukkan adanya titik terang dalam proses relokasi.
Awalnya, tercatat hanya 73 Kepala Keluarga (KK) dari TPU Kebon Nanas yang bersedia direlokasi. Namun, belakangan delapan KK lainnya yang semula berencana pindah mandiri, kini memilih untuk bergabung dengan program relokasi ke Rusunawa. Ini menambah total warga yang direlokasi menjadi 81 KK per Selasa (27/1/2026).
Walikota Jakarta Timur, Munjirin, menjelaskan bahwa dari delapan KK tambahan tersebut, tujuh di antaranya memilih Rusun Pulogebang dan satu KK lainnya ke Rusun PIK Penggilingan. Ini menunjukkan preferensi dan ketersediaan unit rusun yang beragam untuk menampung warga terdampak relokasi.
Fasilitasi Relokasi Dan Keringanan Untuk Warga
Pemerintah Kota Jakarta Timur tidak hanya menyediakan Rusunawa, tetapi juga turut memfasilitasi proses perpindahan warga. Armada bus sekolah dikerahkan untuk mengantar warga beserta barang bawaan mereka dari TPU Kebon Nanas menuju unit Rusunawa yang akan ditempati.
Selain itu, truk dan sejumlah petugas gabungan juga diterjunkan untuk membantu mengangkut perabot rumah tangga warga. Fasilitas ini bertujuan untuk meringankan beban warga dalam proses adaptasi menuju tempat tinggal yang baru dan memastikan kelancaran relokasi.
Warga yang direlokasi ke Rusunawa juga mendapatkan keringanan biaya. Mereka dibebaskan dari biaya sewa selama enam bulan pertama. Bahkan, bagi kelompok lanjut usia (Lansia), biaya sewa Rusunawa akan digratiskan seumur hidup, memberikan jaminan hunian jangka panjang.
Baca Juga: Jakarta Utara Siapkan Bantuan Bagi Korban Angin Kencang di Cilincing
Pilihan Warga Dan Pengembalian Fungsi Lahan
Camat Jatinegara, Endang Kartika, menjelaskan bahwa ada berbagai pilihan bagi warga yang sebelumnya tinggal di area TPU Kebon Nanas. Selain relokasi ke rusun, beberapa warga juga memilih untuk kembali ke rumah asal, pulang kampung, atau mencari tempat tinggal sewa (mengontrak/kos).
Relokasi ini sejalan dengan program Pemprov DKI Jakarta untuk mengembalikan fungsi asli TPU Kebon Nanas sebagai lahan pemakaman. Krisis lahan makam di Jakarta menjadi salah satu pemicu utama dilakukannya penertiban dan relokasi ini.
Nantinya, lahan bekas permukiman warga di TPU Kebon Nanas akan dimanfaatkan untuk membuka petak makam baru. Hal ini diharapkan dapat menambah ketersediaan petak makam dan mengatasi permasalahan keterbatasan lahan untuk pemakaman di Ibu Kota.
Pembongkaran Dan Target Akhir Proses Relokasi
Sebagai tahap awal, Pemerintah Kota Jakarta Timur telah memulai pembongkaran 103 rumah warga di area TPU Kebon Nanas. Sebanyak 400 personel gabungan dan sejumlah alat berat dikerahkan dalam operasi penertiban ini.
Proses pembongkaran ini menjadi penanda bahwa area tersebut akan segera steril dari bangunan ilegal. Penertiban ini dilakukan secara terstruktur dan terkoordinasi untuk memastikan tidak ada lagi bangunan yang berdiri di lahan pemakaman.
Endang Kartika memastikan bahwa saat ini area TPU Kebon Nanas sudah kosong dari penghuni. “Alhamdulillah pada saat ini sudah tidak ada penghuninya. Kali ini adalah rombongan terakhir yang pergi. Jadi sudah dipastikan kosong, tidak ada orang di dalamnya,” tegasnya, menandakan tuntasnya proses relokasi.
Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi pilihan tentang Jakarta kami hadirkan setiap hari spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Jakarta.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari jakarta.tribunnews.com
- Gambar Kedua dari megapolitan.kompas.com