Warga Kalianyar, Jakarta Barat, marah menolak penampungan sampah sementara di pinggir jalan yang mengganggu aktivitas sehari-hari.
Warga RT 05 RW 10 Kelurahan Kalianyar, Tambora, Jakarta Barat, protes TPS sementara di pinggir Jalan Kali Kanal Banjir Barat (KBB) yang mengganggu aktivitas. Spanduk penolakan dipasang karena sampah menumpuk berhari-hari akibat keterbatasan kuota TPST Bantar Gebang pasca-longsor. Meski sudah dibersihkan, warga tetap menolak jalan dijadikan TPS ilegal.
Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Jakarta.
Kronologi Penumpukan Sampah
Penumpukan sampah di Kalianyar mulai viral akhir Maret 2026 setelah warga rekam gunungan sampah setinggi 2 meter di bahu jalan. Longsor di TPST Bantar Gebang 8 Maret batasi kuota dari 308 truk jadi 190 truk per hari, sebabkan overflow di TPS3R Tambora. Warga Kalianyar terdampak karena tak punya TPS resmi.
Sampah rumah tangga dan depo tak keangkut tepat waktu, bau busuk dan lalat menyebar ganggu 500 KK. Anak-anak sekolah tutup hidung lewati jalan, pedagang kecil rugi pembeli kabur. Sudin LH Jakbar angkat bersih 29 Maret, tapi spanduk tetap pasang cegah pengulangan.
Toyib, tokoh masyarakat, konfirmasi spanduk simbol perlawanan permanen. “Dua hari diangkut sampai selesai, tapi masalah lahan belum selesai,” ujarnya. Warga bayar iuran Rp10 ribu/bulan tapi fasilitas nol.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Alasan Warga Menolak
Jalan umum bukan tempat sampah, bahaya lalu lintas motor dan truk sampah sesak. Bau menyengat ganggu kesehatan lansia dan balita rawan ISPA. Estetika kampung rusak, investor swasta mundur lihat kondisi.
Ketiadaan TPS resmi paksa oknum buang sembarangan, padahal warga taat bayar retribusi. “Daripada di jalan, buat TPS di bantaran kali,” usul Toyib. Kawasan padat 1,2 hektar tak punya lahan kosong.
Protes via spanduk efektif paksa Dinas LH turun tangan. Netizen X ramai #TolakTPSSampahJalan tag Sudin LH Jakbar. Warga tuntut solusi permanen bukan tambal sulam.
Baca Juga: Panas! Pramono Ikuti Arahan Pusat Soal WFH ASN, ‘Bukan Rabu’ Disorot Tajam!
Respons Pemerintah Daerah
Kepala Sudin LH Jakarta Barat, Achmad Hariadi, mengakui penumpukan sampah imbas kuota ketat di Bantar Gebang pasca-longsor. “Sebanyak 118 truk tak bisa terangkut, sehingga Kalianyar dijadikan TPS sementara di pinggir kali,” jelasnya. Ia berjanji akan mensterilkan lokasi dan mencari solusi jangka panjang.
Instruksi Gubernur 2014 membatasi TPS di pinggir jalan, jembatan, atau rel kereta, dan area tersebut kini telah dibersihkan. Hariadi menegaskan setiap pembangunan TPS baru di bantaran Kali Banjir Barat (KBB) akan melalui kajian teknis matang, serta koordinasi dengan Camat Tambora dan lurah setempat.
Pengangkutan sampah dilakukan intensif 2×24 jam, dengan tambahan truk kecil untuk mengakses gang sempit. Sosialisasi pemisahan sampah organik dan nonorganik melalui bank sampah juga digencarkan. Targetnya, nol tumpukan sampah di Kalianyar pada April 2026.
Solusi Jangka Panjang dan Harapan
Warga mengusulkan pembangunan TPS3R modern di bantaran kali, dengan akses mudah bagi armada sampah tanpa mengganggu aktivitas lingkungan sekitar. Kajian lingkungan dan sosialisasi melibatkan semua pihak, sekaligus hemat APBD melalui swakelola tingkat RW.
Dinas Perhubungan Jakarta Barat merencanakan TPS bawah tanah atau kontainer tersembunyi seperti di Singapura, terintegrasi dengan aplikasi Jaklitr untuk pelaporan tumpukan sampah secara real-time. Program ini mendukung target zero waste 2030, sekaligus modernisasi pengelolaan sampah urban.
Kampung Kalianyar menjadi studi kasus pengelolaan sampah di kawasan padat penduduk. Warga optimis aspirasi mereka didengar; spanduk protes diturunkan seiring munculnya solusi konkret. Targetnya, lingkungan bersih menyambut Ramadan 2026.
Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi pilihan tentang Jakarta kami hadirkan setiap hari spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Jakarta.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari news.detik.com
- Gambar Kedua dari jawapos.com