Posted in

DKI Tingkatkan Pengendalian Banjir Dengan Empat Rumah Pompa Baru

Jakarta terus berbenah menghadapi tantangan banjir yang kerap melanda, memperkuat infrastruktur dan sistem pengendalian air kota.

DKI Tingkatkan Pengendalian Banjir Dengan Empat Rumah Pompa Baru

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menunjukkan komitmennya dengan membangun empat rumah pompa air baru di wilayah Cempaka Putih. ​Proyek strategis ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas pengendalian banjir secara signifikan, terutama dengan mengurangi debit air pada sistem Polder Cempaka Putih.​

Berikut ini, Info Kejadian Jakarta akan memberikan langkah yang diharapkan mampu memberikan solusi jangka panjang bagi warga yang selama ini terdampak genangan.

Inisiatif Pencegahan Banjir Di Titik Krusial

Pembangunan empat rumah pompa ini menjadi fokus utama Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta dalam upaya mitigasi banjir. Lokasinya dipilih secara strategis di dua titik di Jalan Letjen Suprapto dan dua titik di Jalan Cempaka Putih Barat 26. Pemilihan lokasi ini bukan tanpa alasan, melainkan berdasarkan pemetaan kawasan rawan genangan yang telah diidentifikasi sebelumnya oleh pemerintah daerah.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menegaskan pentingnya inisiatif ini. Saat meninjau lokasi pembangunan, beliau menyatakan bahwa upaya ini secara khusus ditujukan pada kawasan rawan genangan, terutama di sepanjang Jalan Letjen Suprapto dan wilayah Kelurahan Cempaka Putih Barat. Fokus ini menunjukkan pendekatan yang terarah untuk mengatasi masalah banjir di area yang paling membutuhkan perhatian.

Rano Karno juga menaruh harapan besar pada proyek ini. Hadirnya rumah pompa baru ini diharapkan dapat memperkuat sistem polder yang ada, sekaligus mempercepat proses pembuangan air. Dengan demikian, genangan air di titik-titik rawan dapat surut lebih cepat, mengurangi dampak negatif banjir bagi masyarakat dan aktivitas ekonomi di sekitarnya.

Kapasitas Raksasa Untuk Penanganan Banjir

Kepala Dinas SDA DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum, menjelaskan detail kapasitas keempat rumah pompa yang sedang dibangun. Rumah Pompa Cempaka Putih di Jalan Letjen Suprapto Sisi Barat akan memiliki kapasitas tiga meter kubik per detik, sedangkan yang di Sisi Timur akan lebih besar, mencapai lima meter kubik per detik. Ini menunjukkan perencanaan yang matang sesuai kebutuhan area.

Tak hanya itu, Rumah Pompa Cempaka Putih Barat Sisi Utara dirancang dengan kapasitas empat meter kubik per detik, dan yang di Sisi Selatan akan menjadi yang terbesar dengan kapasitas enam meter kubik per detik. Distribusi kapasitas ini menunjukkan strategi yang komprehensif untuk menutupi seluruh area terdampak di Cempaka Putih dan sekitarnya.

Secara total, keempat rumah pompa ini akan mampu mengalirkan air sebanyak 18.000 liter per detik, atau setara dengan 18 meter kubik per detik. Kapasitas masif ini diharapkan mampu menangani genangan pada area seluas hampir 250 hektare di kawasan Cempaka Putih dan sekitarnya. Ini merupakan peningkatan signifikan dalam infrastruktur pengendalian banjir Jakarta.

Baca Juga: 4 Pengedar Ganja Seberat 17 Kilogram di Jakpus Ditangkap Polisi

Progres Pembangunan Dan Harapan Masa Depan

Progres Pembangunan Dan Harapan Masa Depan

Proses pembangunan rumah pompa ini telah memasuki tahap krusial. Ika Agustin Ningrum mengungkapkan bahwa kontrak pengerjaan telah disepakati pada akhir Desember 2025. Penandatanganan kontrak ini menandai dimulainya fase implementasi setelah perencanaan yang matang.

Saat ini, pekerjaan di lapangan sedang dalam tahap mobilisasi alat. Tahap ini sangat penting untuk memastikan semua peralatan berat dan material yang diperlukan siap di lokasi. Proses mobilisasi yang efisien akan mempercepat dimulainya konstruksi fisik yang sebenarnya.

Dengan lancarnya mobilisasi alat, pembangunan fisik keempat rumah pompa ini direncanakan akan dimulai pada bulan berikutnya. “InsyaAllah, pembangunan fisik akan dimulai pada bulan depan,” ujar Ika, optimis. Proyek ini diharapkan dapat selesai sesuai jadwal untuk segera memberikan manfaat bagi warga Jakarta.

Komitmen DKI Jakarta Untuk Keamanan Warga

Pembangunan infrastruktur pengendali banjir ini adalah bukti nyata komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk meningkatkan kualitas hidup warganya. Investasi dalam rumah pompa baru ini menunjukkan keseriusan dalam mengatasi masalah banjir yang telah menjadi tantangan menahun bagi ibu kota. Ini adalah langkah proaktif yang signifikan.

Melalui upaya ini, DKI Jakarta tidak hanya berusaha memitigasi dampak banjir tetapi juga membangun ketahanan kota terhadap perubahan iklim. Infrastruktur yang lebih baik akan melindungi aset, infrastruktur, dan tentu saja, keselamatan serta kenyamanan ribuan warga yang tinggal dan beraktivitas di Cempaka Putih.

Keberhasilan proyek ini akan menjadi preseden positif bagi proyek-proyek mitigasi banjir lainnya di Jakarta. Diharapkan, dengan sistem yang lebih kuat dan terintegrasi, Jakarta akan semakin siap menghadapi musim hujan dan mengurangi risiko genangan, sehingga warga dapat hidup dengan lebih tenang dan produktif.

Jangan lewatkan update berita seputar Info Kejadian Jakarta serta beragam informasi menarik yang dapat memperluas wawasan Anda.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari antaranews.com
  • Gambar Kedua dari todaynews.id