Nikmati Ramadan lebih nyaman di MRT Jakarta Penumpang kini diperbolehkan berbuka puasa dengan kurma dan air mineral di kereta.
MRT Jakarta juga menyiapkan tempat sampah tambahan dan petugas khusus untuk menjaga kebersihan serta etika selama perjalanan. Simak aturan, tips aman, dan jadwal terbaik agar pengalaman berbuka puasa.
Simak kejadain di Jakarta terbaru yang akan di bahas di bawah ini yang hanya ada di Info Kejadian Jakarta.
MRT Jakarta Terapkan Aturan Buka Puasa, Penumpang Harus Ikutui
Menjelang bulan Ramadan 2026, MRT Jakarta resmi menetapkan aturan khusus bagi penumpang yang ingin berbuka puasa di dalam kereta maupun stasiun. Kebijakan ini dikeluarkan untuk menjaga kenyamanan seluruh penumpang dan tetap mempertahankan protokol kebersihan di fasilitas publik.
Kepala Humas MRT Jakarta, Dwi Handayani, menyampaikan bahwa penumpang diperbolehkan membawa makanan dan minuman ringan saat berbuka, namun tetap harus memperhatikan kebersihan dan tidak mengganggu penumpang lain. “Kami memahami kebutuhan penumpang untuk berbuka puasa, terutama bagi yang melakukan perjalanan jauh,” ujarnya.
Aturan ini berlaku mulai awal Ramadan dan akan dievaluasi setiap minggu. MRT Jakarta juga menyiapkan petugas di setiap stasiun untuk memastikan penumpang mematuhi ketentuan, sehingga pengalaman berpuasa tetap nyaman bagi semua.
Boleh Makan Kurma dan Minum Air di MRT
Dalam aturan baru ini, penumpang diperbolehkan untuk berbuka puasa dengan menu ringan seperti kurma dan air mineral. Dwi menegaskan bahwa jenis makanan lain sebaiknya dihindari di dalam kereta agar tidak menimbulkan bau atau sampah yang sulit dibersihkan.
“Kurma dan air mineral dianggap paling aman dan praktis. Penumpang bisa membukanya di tempat duduk, tapi mohon tetap menjaga kebersihan dan tidak meninggalkan sampah sembarangan,” tambahnya.
Selain itu, MRT Jakarta juga menyediakan fasilitas tempat sampah tambahan di area stasiun selama bulan Ramadan. Langkah ini diharapkan membantu menjaga kebersihan kereta dan stasiun dari sisa makanan dan minuman yang dibawa penumpang.
Baca Juga: Terungkap! Modus Pencuri Spesialis Nyamar di Hotel Mewah Jakarta
Aturan Etika dan Larangan Buka Puasa di MRT Jakarta
MRT Jakarta mengimbau penumpang untuk tetap menjaga etika selama berbuka. Penumpang diminta tidak makan atau minum dalam jumlah berlebihan dan tidak menggunakan makanan untuk hal-hal lain selain berbuka puasa.
Selain itu, penumpang dilarang membawa makanan berbau tajam atau mengonsumsi makanan berat di dalam kereta. Larangan ini diterapkan agar penumpang lain yang sedang berpuasa tetap nyaman dan tidak terganggu oleh aroma makanan.
Petugas MRT juga siap memberikan peringatan bagi penumpang yang melanggar aturan. Tujuannya bukan semata-mata menegakkan peraturan, tetapi memastikan perjalanan tetap aman, nyaman, dan harmonis bagi semua orang, termasuk mereka yang tidak berpuasa.
Tips Aman dan Nyaman Berbuka di MRT
Bagi penumpang yang ingin berbuka di MRT, disarankan membawa kurma, air mineral, dan tisu untuk membersihkan tangan atau sisa makanan. Hal ini memudahkan penumpang menjaga kebersihan dan meminimalisir sampah di dalam kereta.
Selain itu, MRT Jakarta menyarankan agar penumpang memilih waktu berbuka saat kereta tidak terlalu padat. Waktu keberangkatan yang lebih awal atau setelah jam sibuk akan memberikan pengalaman lebih nyaman dan aman.
Terakhir, penumpang diimbau tetap mematuhi protokol kesehatan, termasuk menjaga jarak dan memakai masker bila diperlukan. Dengan mematuhi aturan ini, berbuka puasa di MRT Jakarta bisa menjadi pengalaman yang nyaman, praktis, dan tetap menyenangkan.
Simak berita update lainnya tentang Jakarta dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpercaya hanya di Info Kejadian Jakarta.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari kompas.com
- Gambar Kedua dari brilio.net