Update banjir Jakarta Jumat malam, 127 RT dan 6 ruas jalan masih tergenang, simak wilayah terdampak, penyebab dan upaya penanganan.
Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak Jumat sore kembali memicu genangan di sejumlah titik. Hingga Jumat malam, data terbaru menunjukkan sebanyak 127 Rukun Tetangga (RT) dan enam ruas jalan masih terendam air dengan ketinggian bervariasi. Kondisi ini membuat aktivitas warga terganggu, terutama di kawasan permukiman padat dan jalur lalu lintas utama.
Simak kejadain di Jakarta terbaru yang akan di bahas di bawah ini yang hanya ada di Info Kejadian Jakarta.
Sebaran 127 RT Terdampak Banjir
Sebanyak 127 RT yang terendam tersebar di beberapa wilayah administratif Jakarta. Daerah yang paling terdampak umumnya berada di kawasan rendah dan dekat aliran sungai. Jakarta Timur dan Jakarta Selatan menjadi dua wilayah dengan jumlah RT terdampak paling banyak pada Jumat malam ini.
Ketinggian air di permukiman warga bervariasi, mulai dari 30 sentimeter hingga lebih dari satu meter di beberapa titik tertentu. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian warga harus mengungsi ke tempat yang lebih aman, terutama keluarga dengan anak kecil dan lansia.
Petugas BPBD bersama unsur TNI, Polri, dan relawan setempat telah mendirikan posko bantuan. Selain melakukan pendataan, petugas juga menyalurkan kebutuhan logistik seperti makanan siap saji, air bersih, serta selimut bagi warga yang terdampak banjir.
Enam Ruas Jalan Masih Tergenang
Selain kawasan permukiman, enam ruas jalan di sejumlah titik ibu kota masih tergenang hingga Jumat malam. Genangan ini berdampak pada arus lalu lintas dan menyebabkan kemacetan cukup panjang, terutama di jam pulang kerja.
Beberapa ruas jalan yang terendam berada di kawasan rawan genangan yang selama ini kerap terdampak saat hujan deras turun dalam waktu lama. Ketinggian air di jalan raya rata-rata berkisar antara 20 hingga 50 sentimeter, membuat kendaraan roda dua kesulitan melintas.
Petugas Dinas Perhubungan bersama aparat kepolisian melakukan pengaturan lalu lintas dan pengalihan arus untuk mencegah penumpukan kendaraan. Pengendara diimbau untuk mencari jalur alternatif dan tidak memaksakan diri melintasi genangan yang cukup dalam demi menghindari risiko mogok atau kecelakaan.
Baca Juga: Polda Metro Jaya Sambut Ramadan 2026 Dengan Aksi Sosial Dan Kesiapsiagaan Bencana
Faktor Penyebab Banjir Kembali Meluas
Curah hujan tinggi yang mengguyur hampir seluruh wilayah Jakarta menjadi faktor utama meluasnya genangan. Intensitas hujan yang berlangsung selama beberapa jam membuat kapasitas saluran air tidak mampu menampung debit air secara maksimal.
Selain itu, kenaikan tinggi muka air di sejumlah sungai yang melintasi Jakarta turut berkontribusi terhadap meluapnya air ke permukiman warga. Beberapa pintu air dilaporkan berada pada status siaga, sehingga pengawasan dilakukan secara ketat oleh petugas.
Faktor lain yang turut memengaruhi adalah sistem drainase yang belum sepenuhnya optimal di beberapa kawasan padat penduduk. Sumbatan sampah di saluran air juga masih menjadi persoalan klasik yang memperparah kondisi saat hujan deras turun dalam durasi lama.
Upaya Penanganan dan Respons Cepat
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui BPBD bergerak cepat dalam menangani dampak banjir yang terjadi. Pompa air di sejumlah titik dioperasikan secara maksimal untuk mempercepat proses penyedotan air dari kawasan permukiman dan jalan raya.
Petugas juga melakukan koordinasi dengan pengelola pintu air dan waduk untuk memastikan aliran air tetap terkendali. Normalisasi sungai dan pengerukan saluran air menjadi bagian dari langkah jangka panjang yang terus diupayakan guna meminimalkan risiko banjir berulang.
Selain itu, tim kesehatan disiagakan untuk mengantisipasi potensi penyakit pascabanjir seperti infeksi kulit dan diare. Warga diminta menjaga kebersihan lingkungan dan segera melapor apabila membutuhkan bantuan medis atau evakuasi.
Imbauan Untuk Warga Jakarta
Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi resmi dari BPBD dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait perkembangan kondisi banjir. Warga yang tinggal di bantaran sungai atau wilayah rawan genangan diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.
Orang tua juga diminta mengawasi anak-anak agar tidak bermain di area genangan karena berisiko terseret arus atau terpapar air yang tercemar. Peralatan listrik yang berada di bagian bawah rumah sebaiknya segera diamankan untuk mencegah korsleting.
Dengan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan genangan di 127 RT dan enam ruas jalan yang masih terdampak dapat segera surut. Situasi akan terus diperbarui seiring perkembangan cuaca dan kondisi lapangan.
Simak berita update lainnya tentang Jakarta dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpercaya hanya di Info Kejadian Jakarta.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Utama dari detikNews
- Gambar Kedua dari Tempo.co