Polisi berhasil menangkap pria berinisial NW (43) yang berulang kali mencuri barang di hotel bintang lima Jakarta dengan modus menyamar.

Aksi pencurian yang menimpa beberapa pengunjung hotel mewah di Ibukota akhirnya menemukan titik akhir yang diharapkan. Seorang pria yang kerap beraksi di hotel berbintang di kawasan Jakarta Pusat berhasil diringkus oleh aparat kepolisian setelah modus liciknya viral di media sosial.
Simak kejadain di Jakarta terbaru yang akan di bahas di bawah ini yang hanya ada di Info Kejadian Jakarta.
Kronologi Aksi Pelaku
Pria berinisial NW (43) tidaklah baru dalam dunia kriminal, setidaknya menurut hasil penyelidikan pihak kepolisian. Aksinya bukan hanya dilakukan satu kali, melainkan sudah berlangsung sejak beberapa bulan lalu di berbagai hotel mewah di Jakarta Pusat.
Aksi terbaru terjadi pada 10 Februari 2026, di salah satu hotel bintang lima kawasan Karet, Jakarta Pusat. Saat itu, pelaku terekam oleh CCTV hotel ketika dengan leluasa berjalan di area ballroom hotel sembari ‘mencuri’ barang-barang peserta acara yang lengah. Barang itu antara lain tas ransel yang berisi ponsel, laptop, dan sejumlah uang tunai.
Pelaku kemudian berhasil ditangkap polisi di kawasan Matraman, Jakarta Timur, beberapa hari setelah kejadian. Dalam penangkapan itu, sejumlah barang bukti seperti laptop korban, lanyard, kacamata hitam, tas, hingga pakaian yang dikenakannya turut diamankan oleh pihak berwajib.
Modus Operandi Menyamar Untuk Mengelabui
Keberhasilan aksi NW sebagian besar dipengaruhi oleh modus operandi yang cukup cerdik. Ia berpenampilan seperti peserta seminar atau karyawan hotel, lengkap dengan lanyard yang biasanya dipakai peserta acara resmi.
Penampilan rapi dengan batik serta atribut yang membuatnya terlihat seperti bagian dari acara membuat pelaku kerap tidak dicurigai oleh pengunjung lain maupun petugas. Situasi keramaian acara pertemuan menjadi waktu yang dimanfaatkannya untuk bertindak.
Kesempatan di ruang pertemuan di hotel yang sedang berlangsung pada jam istirahat makan siang membuat pelaku leluasa mengambil barang korban yang ditinggalkan tanpa pengawasan. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat kelalaian dari pengunjung bisa menjadi celah bagi pelaku kejahatan semacam ini.
Baca Juga: Jam Kerja ASN DKI Jakarta Selama Ramadan 2026, Penyesuaian Demi Ibadah Dan Produktivitas
Dampak Bagi Keamanan Publik

Kasus ini menjadi alarm penting bagi masyarakat luas, khususnya para peserta acara atau tamu hotel di kawasan Jakarta. Pihak kepolisian mengimbau agar masyarakat lebih waspada meninggalkan barang berharga tanpa pengawasan, meskipun berada di tempat yang terlihat aman sekalipun.
Acara seminar atau pertemuan yang ramai justru memberikan peluang bagi pelaku untuk berbaur tanpa terlihat mencolok. Kejadian ini menunjukkan bahwa keamanan di ruang publik tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas hotel saja, tetapi juga kesadaran individu untuk menjaga barang pribadi.
Kejadian serupa juga menimbulkan diskusi di lingkungan umum terhadap prosedur keamanan hotel dan pengawasan kegiatan. Bukan tidak mungkin, pihak hotel akan mengevaluasi SOP mereka untuk mencegah insiden serupa di masa mendatang.
Penangkapan dan Tindak Lanjut Polisi
Penangkapan pelaku dilakukan oleh jajaran Polda Metro Jaya setelah rekaman CCTV serta identitas pelaku berhasil terungkap. Aparat menerapkan langkah cepat dengan menangkap NW di kawasan Matraman pada 13 Februari 2026.
Kabid Humas Polda Metro Jaya menyatakan bahwa pelaku merupakan eksekutor tunggal dalam kasus ini, dan tidak tergabung dengan komplotan besar mana pun. Ini menunjukkan bahwa strategi kerja pelaku sering dilakukan sendiri dan memanfaatkan situasi kerumunan.
Proses pemeriksaan sedang dilakukan oleh pihak kepolisian untuk memetakan kemungkinan lokasi lain tempat pelaku beraksi. Polisi juga menyerukan kepada masyarakat untuk segera melaporkan setiap kejadian serupa guna mencegah tindakan kriminal lain.
Pelajaran Dari Kasus Ini
Kejadian ini menjadi pengingat nyata bahwa kriminalitas tidak hanya terjadi di tempat umum yang dianggap rawan, tetapi juga di lingkungan yang biasanya dipandang aman seperti hotel bintang lima. Teknik penyamaran seperti yang dilakukan pelaku menunjukkan kreatifitas negatif yang bisa mengecoh banyak orang.
Masyarakat diimbau untuk selalu waspada, terutama terhadap orang asing yang berkeliaran tanpa identitas yang jelas, serta selalu menjaga barang pribadi, terutama di tempat umum saat terjadi keramaian acara.
Kasus ini diharapkan menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak baik pengunjung hotel, panitia acara, maupun pihak keamanan hotel untuk meningkatkan kewaspadaan dan koordinasi demi mencegah terulangnya kejadian serupa.
Simak berita update lainnya tentang Jakarta dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpercaya hanya di Info Kejadian Jakarta.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Utama dari detikNews
- Gambar Kedua dari detikNews