Pemkot Jakarta Timur menutup akses ilegal dan meningkatkan keamanan, memastikan Hutan Kota Cawang aman bagi semua warga.
Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur mengambil tindakan tegas dengan menutup dua akses masuk Hutan Kota Cawang. Penutupan ini dilakukan menyusul maraknya laporan penyalahgunaan kawasan tersebut untuk aktivitas asusila. Langkah ini diharapkan dapat mengembalikan fungsi taman sebagai ruang publik yang positif dan aman bagi masyarakat.
Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Jakarta.
Penutupan Akses Dan Perbaikan Pagar
Pemkot Jakarta Timur secara permanen menutup dua celah akses masuk Hutan Kota Cawang yang kerap disalahgunakan. Penutupan dilakukan dengan pengecoran, bekerja sama dengan Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut). Tindakan ini merupakan respons atas keluhan masyarakat dan temuan aktivitas yang tidak sesuai peruntukan taman.
Selain penutupan akses, pagar yang sebelumnya berlubang di sisi dekat jalan tol juga diperbaiki. Perbaikan dilakukan dengan pengelasan untuk mencegah penggunaan pagar sebagai jalur masuk ilegal. Upaya ini bertujuan untuk memperketat pengawasan dan mengurangi dampak kerawanan sosial di lokasi tersebut.
Langkah-langkah penutupan dan perbaikan infrastruktur ini merupakan bagian dari upaya preventif Pemkot Jakarta Timur. Tujuannya adalah untuk mengembalikan fungsi optimal ruang terbuka hijau sebagai fasilitas publik yang bermanfaat. Masyarakat diharapkan dapat menggunakan taman sesuai fungsinya.
Peningkatan Pengawasan Dan Keamanan
Untuk mencegah terulangnya penyalahgunaan, pengawasan di Hutan Kota Cawang akan diperketat secara signifikan. Operasi gabungan akan rutin dilakukan pada malam hari, melibatkan Satpol PP, kepolisian, dan TNI. Operasi ini akan dimulai pukul 21.00 WIB untuk memantau aktivitas di area taman.
Penerangan di sekitar taman juga akan ditingkatkan demi meningkatkan visibilitas dan keamanan. Suku Dinas Bina Marga akan memasang lampu tambahan, termasuk dua lampu sorot di titik-titik strategis. Penambahan penerangan ini diharapkan dapat mengurangi potensi terjadinya aktivitas negatif.
Kepala Suku Dinas Tamhut Jakarta Timur, Dwi Ponangsera, menyatakan bahwa pihaknya juga melakukan penopingan. Penopingan atau pemangkasan vegetasi di sekitar pagar bertujuan agar area taman lebih terlihat dari luar. Ini adalah upaya untuk meminimalisir area tertutup yang bisa dimanfaatkan untuk aktivitas terlarang.
Baca Juga: Pramono Anung, Resmi Buka Jakarta Ramadan Festival 2026 di Bundaran HI
Kolaborasi Lintas Sektor Dan Harapan Pemkot
Penertiban Hutan Kota Cawang merupakan hasil kolaborasi antara Camat Makasar, Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, kelurahan, serta unsur tiga pilar (Babinsa dan Bhabinkamtibmas). Sinergi ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga ketertiban umum dan fungsi fasilitas publik. Kerjasama lintas sektor sangat penting.
Camat Makasar, Dimas Prayudi, menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk mengurangi dampak kerawanan sosial. Informasi dan perhatian masyarakat terkait penyalahgunaan fungsi taman menjadi dasar tindakan tegas ini. Pemkot berkomitmen untuk mendengarkan dan merespons keluhan warga.
Pemkot Jakarta Timur berharap bahwa penutupan akses, penambahan penerangan, dan pengawasan rutin dapat efektif. Tujuan utamanya adalah mencegah penyalahgunaan taman dan mengembalikan fungsi ruang publik. Ini akan menjadikan Hutan Kota Cawang sebagai tempat aktivitas positif bagi masyarakat.
Masa Depan Hutan Kota Cawang
Dengan penutupan akses ilegal dan peningkatan keamanan, Hutan Kota Cawang diharapkan dapat kembali menjadi ruang hijau yang aman. Masyarakat bisa menikmati fasilitas ini tanpa kekhawatiran. Upaya ini mencerminkan komitmen Pemkot Jakarta Timur untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik.
Pengawasan yang ketat dan partisipasi aktif masyarakat akan menjadi kunci keberhasilan jangka panjang. Penting bagi warga untuk terus menjaga dan melaporkan jika ada indikasi penyalahgunaan. Taman adalah aset bersama yang harus dijaga dari oknum tidak bertanggung jawab.
Ke depannya, Pemkot Jakarta Timur akan terus melakukan evaluasi dan pemeliharaan untuk memastikan Hutan Kota Cawang tetap berfungsi optimal. Inisiatif seperti ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi pengelolaan ruang publik lainnya. Mari kita jaga bersama fasilitas kota ini.
Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi pilihan tentang Jakarta kami hadirkan setiap hari spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Jakarta.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari news.detik.com
- Gambar Kedua dari antaranews.com