Aksi satpam menegur pengemudi Toyota Alphard yang menerobos lampu merah di Bundaran HI viral, perusahaan dan Gubernur DKI turut memberikan tanggapan.
Di tengah sorotan tersebut, perusahaan tempat satpam bernama Victor Harefa bertugas akhirnya memberikan penjelasan. Pihak perusahaan menyatakan bahwa Victor hanya menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban di sekitar area proyek. Info Kejadian Jakarta akan mengulas aksi satpam Bundaran HI yang menegur Alphard karena menerobos lampu merah, serta dukungan perusahaan dan Pemprov DKI terhadap tindakannya.
Perusahaan Jelaskan Alasan Satpam Tegur Pengemudi Alphard
WIKA-RAU KSO selaku pihak yang menangani proyek extended concourse Bundaran HI memberikan apresiasi kepada Victor Harefa atas tindakannya saat berada di lokasi kejadian.
Project Manager WIKA-RAU KSO melalui akun Instagram resmi perusahaan menjelaskan bahwa Victor merupakan petugas keamanan yang bertugas menjaga area proyek. Ia memiliki tanggung jawab untuk membantu menciptakan kondisi aman bagi pekerja maupun masyarakat sekitar.
Pihak perusahaan menilai tindakan Victor sesuai dengan tugas pengamanan yang ia jalankan. Satpam tersebut berusaha mengingatkan pengguna jalan agar tetap mengikuti aturan lalu lintas yang berlaku di kawasan tersebut.
WIKA-RAU KSO juga menegaskan bahwa perusahaan selalu mengutamakan profesionalisme, kepatuhan terhadap prosedur kerja, serta keselamatan masyarakat di sekitar proyek.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Satpam Victor Harefa Dapat Dukungan Setelah Video Viral
Video teguran terhadap pengemudi Alphard mendapat perhatian luas setelah banyak pengguna media sosial memberikan dukungan kepada Victor. Sebagian masyarakat menilai keberanian satpam tersebut menunjukkan kepedulian terhadap aturan lalu lintas.
Perusahaan memastikan akan memberikan perlindungan kepada setiap personel yang menjalankan tugas secara profesional. Mereka juga akan melakukan evaluasi terhadap setiap kejadian yang terjadi di area kerja.
Evaluasi tersebut bertujuan meningkatkan keamanan, keselamatan, dan kualitas pekerjaan di sekitar proyek. Perusahaan juga mengingatkan seluruh pengguna jalan agar selalu menaati rambu, marka, serta lampu lalu lintas.
Menurut perusahaan, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas bukan hanya tanggung jawab petugas di lapangan, tetapi juga seluruh pengguna jalan demi menjaga keselamatan bersama.
Baca Juga: Mengerikan! Kecelakaan Maut Guncang Tanjung Priok, Pemotor Tewas dan Jalan Langsung Ditutup Polisi
Pramono Anung Bela Satpam dan Minta Tidak Dipecat
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung turut memberikan tanggapan terkait kejadian tersebut. Ia menyatakan bahwa Victor menjalankan tugasnya dengan baik berdasarkan rekaman CCTV yang dimiliki Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Pramono mengaku telah melihat rekaman kejadian tersebut secara berulang kali. Menurutnya, video yang beredar di media sosial belum menunjukkan seluruh rangkaian peristiwa secara lengkap.
Ia meminta agar pihak perusahaan tidak memberhentikan Victor karena satpam tersebut hanya menjalankan tanggung jawabnya menjaga keamanan kawasan.
“Untuk nasib satpam, saya meminta agar tidak dipecat atau diberhentikan. Dia menjalankan tugasnya dengan baik,” ujar Pramono.
Pramono menilai tindakan Victor justru menunjukkan sikap profesional seorang petugas keamanan yang berusaha menjaga ketertiban di ruang publik.
Pengemudi Alphard Disebut Melanggar Aturan Lalu Lintas
Selain membahas tindakan satpam, Pramono juga menyoroti kendaraan Alphard yang mendapat teguran. Ia mengatakan pengemudi kendaraan tersebut melanggar aturan lalu lintas karena menerobos lampu merah.
Pramono juga menyebut pemerintah menemukan informasi mengenai penggunaan pelat nomor yang diduga tidak sesuai dengan kendaraan tersebut. Pihak terkait masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut mengenai hal itu.
Menurut Pramono, penegakan aturan harus berlaku kepada siapa pun tanpa melihat jenis kendaraan maupun status seseorang. Ia berharap masyarakat tidak merasa memiliki kekuasaan lebih hanya karena menggunakan kendaraan tertentu.
Ia meminta aparat penegak hukum menangani kasus tersebut sesuai aturan yang berlaku agar memberikan pelajaran bagi seluruh pengguna jalan.
Kasus Alphard di HI Jadi Pengingat Pentingnya Taat Aturan
Peristiwa teguran satpam terhadap pengemudi Alphard di Bundaran HI menjadi perhatian karena menyangkut kedisiplinan berlalu lintas. Kejadian ini menunjukkan bahwa setiap pengguna jalan memiliki kewajiban menghormati aturan yang berlaku.
Sikap Victor yang mengingatkan pengemudi mendapat apresiasi dari perusahaan dan pemerintah daerah. Mereka menilai tindakan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan serta ketertiban lingkungan sekitar.
Di sisi lain, kejadian ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara. Mematuhi lampu lalu lintas, rambu jalan, dan aturan berkendara menjadi langkah sederhana untuk mencegah kecelakaan maupun konflik di jalan.
Hingga kini, kasus tersebut masih menjadi perhatian publik. Pemerintah dan pihak terkait terus memastikan proses penanganan berjalan sesuai aturan tanpa mengabaikan hak maupun tanggung jawab setiap pihak.