Pemprov DKI Jakarta meluncurkan Transjakarta rute khusus HBKB 51ST yang menghubungkan Bundaran Senayan dengan Ancol untuk memudahkan mobilitas warga saat CFD.
Kehadiran rute baru tersebut memberi pilihan transportasi bagi warga yang ingin menikmati kegiatan akhir pekan tanpa harus membawa kendaraan pribadi. Pemerintah juga memberikan tarif khusus pada hari peluncuran agar masyarakat bisa langsung mencoba layanan tersebut. Simak ulasan lengkapnya dari Info Kejadian Jakarta
Pramono Resmi Buka Rute Transjakarta Baru
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan layanan shuttle Transjakarta rute Bundaran Senayan-HBKB Ancol di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (9/8/2026).
Pramono mengatakan pemerintah menghadirkan rute ini untuk memudahkan warga mengakses kawasan HBKB. Menurutnya, masyarakat kini memiliki pilihan transportasi yang lebih praktis untuk berpindah dari kawasan Senayan menuju Ancol.
Pada hari peluncuran, penumpang hanya perlu membayar Rp1. Setelah layanan berjalan normal, Transjakarta akan menerapkan tarif reguler sebesar Rp3.500.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Naik Transjakarta, Masuk Ancol Gratis
Tak hanya menawarkan akses transportasi, rute 51ST juga memberikan keuntungan bagi penumpang yang hendak masuk ke kawasan Ancol. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaluddin menjelaskan bahwa penumpang Transjakarta dapat masuk Ancol secara gratis.
Penumpang tidak perlu membeli atau menunjukkan tiket masuk kendaraan ketika bus membawa mereka langsung ke kawasan Ancol. Setelah tiba, mereka juga bisa melanjutkan perjalanan untuk menikmati berbagai area di dalam kawasan wisata tersebut.
Fasilitas ini tentu menjadi kabar menarik bagi warga yang ingin menghabiskan waktu bersama keluarga saat akhir pekan. Masyarakat bisa menggunakan transportasi umum sejak dari pusat Jakarta tanpa harus memikirkan biaya masuk Ancol.
Baca Juga: Geger! Kasat Narkoba Tangsel Diduga Edarkan Narkoba, Enam Anak Buah Terseret Kasus
Rute 51ST Tempuh Hampir 35 Kilometer
Layanan shuttle 51ST memiliki jarak tempuh sekitar 34,9 kilometer. Bus menyediakan 18 titik pemberhentian yang menghubungkan sejumlah kawasan penting di Jakarta Pusat hingga Jakarta Utara.
Dari Bundaran Senayan menuju HBKB Ancol, bus melewati Senayan Bank DKI, Polda Metro Jaya, Bendungan Hilir, Karet, Dukuh Atas, Tosari, dan Bundaran HI Astra.
Perjalanan kemudian berlanjut melalui MH Thamrin, Kebon Sirih Arah Utara, Monumen Nasional, Pecenongan, Juanda, Pasar Baru Timur, Jembatan Merah, Gunung Sahari, Pademangan, hingga Bundaran Symphony of The Sea.
Ini Jalur Bus Saat Kembali ke Senayan
Penumpang yang ingin kembali dari Ancol menuju Senayan juga bisa menggunakan layanan yang sama. Bus akan berangkat dari Bundaran Symphony of The Sea dan melewati sejumlah titik pemberhentian yang mengarah ke pusat Jakarta.
Rute perjalanan mencakup Pademangan, Gunung Sahari, Jembatan Merah, Pasar Baru Timur, Juanda, Pecenongan, Monumen Nasional, Kebon Sirih Arah Utara, MH Thamrin, dan Bundaran HI Astra.
Setelah melewati kawasan tersebut, bus melanjutkan perjalanan menuju Tosari, Dukuh Atas, Karet, Bendungan Hilir, Polda Metro Jaya, dan Senayan Bank DKI sebelum kembali ke Bundaran Senayan.
Alternatif Transportasi Saat Car Free Day
Kehadiran rute 51ST menambah pilihan bagi warga Jakarta yang ingin menikmati HBKB tanpa kendaraan pribadi. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan tersebut untuk berpindah dari kawasan Senayan menuju Ancol dengan rute yang melewati sejumlah titik strategis.
Rute ini juga mempertemukan kawasan HBKB di pusat Jakarta dengan kawasan wisata Ancol. Kombinasi tersebut membuat layanan shuttle Transjakarta 51ST berpotensi menjadi pilihan bagi warga yang ingin melanjutkan aktivitas setelah mengikuti car free day.
Dengan tarif reguler Rp3.500 setelah masa peluncuran, masyarakat memiliki opsi transportasi umum yang relatif sederhana untuk perjalanan akhir pekan. Warga cukup memperhatikan titik pemberhentian agar dapat memilih lokasi naik dan turun sesuai tujuan.