Kecelakaan beruntun di Jalan MT Haryono Jakarta Selatan melibatkan mobil boks dan sepeda motor, empat orang terluka serta memicu kemacetan panjang.
Petugas dari Dinas Perhubungan, kepolisian, dan tenaga kesehatan langsung bergerak menuju lokasi untuk mengevakuasi korban serta mengurai kemacetan. Proses penanganan berlangsung cepat sehingga arus kendaraan perlahan kembali normal. Simak ulasan lengkapnya dari Info Kejadian Jakarta.
Kecelakaan Terjadi Saat Lalu Lintas Sedang Padat
Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Bernard Octavianus Pasaribu, menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi ketika petugas sedang menjalankan pengamanan lalu lintas di sekitar bawah Stasiun LRT Cikoko.
Sejak pagi, petugas telah bersiaga untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di Jalan MT Haryono. Namun, situasi berubah ketika tabrakan beruntun terjadi di tengah arus kendaraan yang melaju perlahan.
“Petugas disiagakan melaksanakan pengamanan lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan akibat kecelakaan beruntun antara truk dan sepeda motor di Jalan MT Haryono, bawah Stasiun LRT Cikoko,” ujar Bernard.
Petugas yang berada di sekitar lokasi langsung mengamankan area kecelakaan agar kendaraan lain dapat melintas dengan lebih aman.
Mobil Boks Diduga Tak Sempat Mengerem
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaludin, mengatakan dirinya melihat langsung peristiwa tersebut saat hendak mengikuti apel di kantor Sudinhub Jakarta Selatan. Menurut Budi, kecelakaan bermula ketika kendaraan di depan berhenti secara mendadak. Beberapa sepeda motor kehilangan keseimbangan dan terjatuh di badan jalan.
Mobil boks yang melaju di belakang diduga tidak memiliki cukup jarak untuk berhenti. Kendaraan tersebut kemudian menabrak sepeda motor yang sudah lebih dulu terjatuh. “Di depannya ada kendaraan yang berhenti mendadak. Beberapa sepeda motor terjatuh, lalu mobil boks di belakang tidak sempat mengerem sehingga menabrak kendaraan tersebut,” jelas Budi.
Baca Juga: Jakarta-Jabar Sempat Gelap! Bareskrim Bongkar Sindikat Pencuri Modul BTS
Petugas Bergerak Cepat Evakuasi Korban
Melihat kejadian itu, Budi segera menghubungi Kepala Sudin Perhubungan Jakarta Selatan dan meminta bantuan ambulans dari fasilitas kesehatan terdekat.
Ambulans dari Puskesmas Kecamatan Pancoran tiba tidak lama kemudian untuk membantu proses evakuasi. Petugas kepolisian dan tenaga kesehatan juga memberikan pertolongan pertama kepada para korban di lokasi.
Dua korban langsung dibawa menggunakan kendaraan kepolisian menuju klinik terdekat. Sementara itu, korban yang mengalami luka lebih serius dievakuasi menggunakan tandu setelah ambulans tiba.
Koordinasi cepat antarinstansi membantu mempercepat penanganan sehingga korban segera mendapatkan perawatan medis.
Empat Orang Mengalami Luka Akibat Tabrakan
Kecelakaan tersebut mengakibatkan empat orang terluka. Korban terdiri atas satu laki-laki dan tiga perempuan. Tiga korban mengalami luka ringan dan langsung mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, seorang perempuan mengalami luka cukup serius pada bagian kaki kiri sehingga membutuhkan penanganan lebih lanjut di rumah sakit.
Petugas terus memantau kondisi para korban sambil memastikan seluruh kendaraan yang terlibat dapat dievakuasi dari lokasi kejadian. Proses evakuasi berlangsung tanpa kendala berarti berkat kerja sama petugas di lapangan.
Polisi Dalami Penyebab Kecelakaan Beruntun
Setelah seluruh korban berhasil dievakuasi, petugas melanjutkan pemeriksaan di lokasi untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan. Polisi juga mengumpulkan keterangan dari saksi dan pengendara yang berada di sekitar lokasi saat kejadian.
Hasil penyelidikan awal mengarah pada dugaan bahwa kecelakaan dipicu oleh kendaraan yang berhenti mendadak sehingga memicu tabrakan beruntun. Meski demikian, polisi masih mendalami seluruh fakta sebelum menyimpulkan penyebab akhir insiden tersebut.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh pengendara untuk menjaga jarak aman, terutama saat melintas di jalan dengan arus lalu lintas padat. Langkah sederhana tersebut dapat membantu mengurangi risiko tabrakan beruntun dan menjaga keselamatan pengguna jalan lainnya.